Langsung ke konten utama

Orang Tua Pasien Ungkap Dugaan Malpraktik di RS Sentra Medika Langut, Ditekan untuk Hapus Ulasan Negatif

Indramayu, 8 Mei 2025 — Seorang ibu muda, Kurota Ayun, membagikan pengalaman pahit yang dialaminya saat merawat anaknya di Rumah Sakit Sentra Medika Langut, Kabupaten Indramayu.

Melalui unggahannya di media sosial dan ulasan publik, ia mengungkapkan dugaan kelalaian penanganan medis yang dialami anaknya yang masih berusia 7 bulan 4 hari.

Dalam ulasan yang diunggahnya, Kurota Ayun menceritakan bahwa anaknya dilarikan ke IGD rumah sakit tersebut karena mengalami demam tinggi disertai kejang. Namun, selama proses penanganan, pemasangan infus pada bayinya dilakukan lebih dari lima kali namun tidak berhasil.

Tangkapan layar unggahan Kurota Ayun tentang dugaan malpraktik di RS Sentra Medika Langut

Unggahan Kurota Ayun yang menyoroti dugaan kelalaian medis saat merawat anaknya di RS Sentra Medika Langut.

"Anak sekecil itu merasakan berkali-kali tusukan jarum infus. Ketika dirawat, ternyata infusan tidak jalan karena jarum infusnya bengkok," tulisnya.

Kondisi tersebut membuat pihak medis memutuskan untuk menunda pemasangan infus ulang hingga malam, namun hasilnya tetap nihil. Akibatnya, selama perawatan, anak Kurota tidak mendapatkan infus maupun obat penurun panas, hingga keluarga harus meminta sendiri agar obat diberikan. "Akhirnya dikasih obatnya, tapi masa iya harus nunggu keluarga minta dulu? Harusnya kan ada tindakan lain biar keluarga tenang," keluh Kurota.

Lebih lanjut, Kurota Ayun juga membeberkan bahwa setelah ia membagikan ulasan negatif tersebut, suaminya menerima telepon dari pihak rumah sakit yang meminta agar ulasan tersebut dihapus. "Kenapa harus dihapus? Saya orang tua pasien, masa nggak boleh kasih kritik? Bantu up guys, biar nggak kejadian di keluarga kalian," tulisnya dalam unggahan Facebook.

Kurota menyatakan bahwa ia menjalani pengobatan menggunakan jalur umum, bukan asuransi atau layanan khusus. Ia menegaskan bahwa tujuannya membagikan pengalaman ini adalah agar tidak ada keluarga lain yang mengalami kejadian serupa.

Pihak Rumah Sakit Sentra Medika Langut hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut. Kasus ini memicu perbincangan di kalangan warganet, yang menyoroti pentingnya hak pasien untuk memberikan kritik serta transparansi pelayanan kesehatan.

Reaksi Warganet dan Seruan Transparansi

Unggahan Kurota Ayun cepat menyebar luas dan mendapat beragam tanggapan dari pengguna media sosial. Sebagian besar warganet menyampaikan empati kepada keluarga Kurota, sekaligus mengkritik keras dugaan intimidasi yang dilakukan pihak rumah sakit. Banyak yang menegaskan bahwa hak pasien untuk memberikan ulasan atau kritik terhadap layanan kesehatan adalah bagian dari perlindungan konsumen yang dijamin undang-undang.

Baca juga:

Perlindungan Hukum dan Hak Pasien

Menurut Pasal 32 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, setiap pasien memiliki hak untuk memperoleh informasi tentang diagnosis dan tata cara tindakan medis, serta berhak memberikan masukan dan menyampaikan keluhan atas pelayanan yang diterimanya. Tindakan permintaan penghapusan ulasan atau intimidasi terhadap keluarga pasien bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi jika terbukti dilakukan.

Kasus yang dialami Kurota Ayun menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya soal penanganan medis, tetapi juga menyangkut etika, komunikasi, dan perlindungan hak pasien. Diharapkan kejadian ini mendapat perhatian dari pihak terkait, baik Dinas Kesehatan setempat maupun otoritas pengawas rumah sakit, agar tidak terulang di masa depan.

Tanggapan Pihak Rumah Sakit

Menanggapi ramainya keluhan yang viral tersebut, pihak RS Sentra Medika Langut akhirnya memberikan respon melalui kolom ulasan Google Maps. Dalam tanggapannya, pihak rumah sakit menyarankan agar keluhan disampaikan melalui jalur pengaduan resmi yang telah disediakan.

"Bisa disampaikan keluhannya di nomor pengaduan ya, ka. Jika ada yang kurang berkenan atau ada hal yang kurang menurut kaka," tulis akun resmi RS Sentra Medika Langut, sambil mencantumkan nomor pengaduan: 087718672577.

© 2025 AMSOR TV. Semua hak cipta dilindungi undang-undang.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Lengkap Yahya Pencipta Lagu Keloas Yang Jarang diketahui Banyak Orang

Mendiang Yahya, Pencipta Lagu Keloas Asal Indramayu Kiri: Erna (istri), Kanan: Yahya – pencipta lagu legendaris Keloas dari Indramayu dalam potret pernikahan mereka. Lagu ini menjadi simbol budaya musik tarling Dermayu. Mendiang Yahya Pencipta Lagu Keloas Asal Indramayu .  Yahya adalah seorang pencipta lagu asal Desa Waled Pranggong, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Ia dikenal luas sebagai penggubah lagu legendaris "Keloas"  sebuah karya musik yang tidak hanya populer secara Nasional, tetapi juga telah menjadi bagian penting dalam budaya musik daerah Pantai Utara Jawa. Lagu ini sangat terkenal di kalangan masyarakat Indramayu, Cirebon, dan Brebes, Bahkan sampai Nasional serta sering dibawakan dalam berbagai acara hajatan, pentas rakyat, hingga konser musik daerah. Meskipun informasi tentang kehidupan pribadi Yahya tidak banyak diketahui secara publi...

Pengakuan Mengejutkan Lisa Mariana: Benarkah Ridwan Kamil Terlibat Skandal Rumah Tangga?

Jakarta – Rumah tangga mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan sang istri Atalia Praratya , mendadak menjadi sorotan publik usai muncul pengakuan mengejutkan dari seorang perempuan bernama Lisa Mariana . Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Intens Investigasi , Lisa mengklaim pernah menginap bersama Ridwan Kamil selama tiga hari di sebuah hotel di Palembang pada Juni 2021. Skandal Ridwan Kamil: Lisa vs Atalia, Fakta Terungkap ! Lebih mencengangkan lagi, Lisa mengaku bahwa dari pertemuan itu, ia kemudian hamil dan melahirkan seorang anak perempuan. Klaim ini sontak mengguncang publik, apalagi saat diketahui bahwa Atalia dan Ridwan Kamil menjalani salat Idul Fitri secara terpisah beberapa waktu lalu—memicu dugaan adanya keretakan dalam rumah tangga pasangan ini. Pengakuan Lisa yang Menghebohkan Lisa Mariana secara terbuka membeberkan kronologi pertemuan dirinya dengan Ridwan Kamil. Ia menyebut, awal komunikasi terjadi pada Mei 2021, berlanjut dengan pertemuan fisik di Hotel...